Gua kristal ini menyimpan potongan kristal terbesar di dunia

Gua kristal ini menyimpan potongan kristal terbesar di dunia

Gua kristal ini menyimpan potongan kristal terbesar di dunia

Di Meksiko utara, sekitar satu jam perjalanan dari Chihuahua, ada situs penambangan yang disebut Tambang Naica. Tambang Naica adalah tambang timah dan perak besar, yang dikelola oleh bisnis pertambangan terkemuka di negara ini. Banyak yang tercantum di bawah kedalaman tambang adalah gua-gua tersembunyi yang terkenal karena keindahan kristal mereka yang seringkali dipertaruhkan pada Situs Sbobet Online http://agensbobet5758.com Daftar Agen Sbobet.

Salah satu dari target pasar yang paling eye-catching adalah Cueva de los Cristales atau Crystal Cave. Ada lusinan kristal putih dan ungu raksasa yang tampak seperti pecahan kaca yang terlihat. Perkembangan luar biasa membuat tempat ini terasa seperti posisi di dunia asing. Inning Accordance Dengan publikasi National Geographic, kristal-kristal di sini termasuk kristal terbesar yang menghalangi di dunia. Kristal terbesar yang pernah ditemukan di sana mencapai ukuran 12 meter, dengan diameter 4 meter, serta berat sampai 55 tandan. Oleh karena itu, gua ini juga disebut sebagai Gua Kristal Raksasa.

Kristal yang ditemukan di Cueva de los Cristales adalah sejenis kristal selenit atau gipsum. Para ilmuwan bertanya-tanya bagaimana formasi kristal di gua bisa sebesar itu. Untuk eksplorasi kristal berikan di Tambang Naica bukan yang pertama, namun tidak ada bagian dan blok kristal di tempat lain yang besar.

Gua kristal ini menyimpan potongan kristal terbesar di dunia

Seperti yang dibuat Wikipedia, Naica berdiri pada kesalahan atau retakan bumi yang diciptakan di masa lalu. Di bawah gua kristal ada kantung lava yang memanaskan air dan juga akibatnya terdiri dari banyak mineral, salah satunya gipsum. Air kaya mineral yang tinggi di sana terjaga pada 50 derajat Celcius selama sekitar 500.000 tahun. Rupanya itu sebabnya potongan-potongan kristal bisa sangat besar. Namun karena tingkat suhu sangat tinggi, bisa mencapai 58 derajat celcius dengan kelembaban sekitar 99 persen, gua-gua ini menjadi agak sulit ditemukan, belum lagi menjadi objek wisata. Tanpa perlindungan yang memadai, individu hanya dapat melewati gua tersebut tidak lebih dari sepuluh menit.

Pada tahun 1910 para penambang di Naica menemukan gua bawah tanah. Di dalamnya ada kristal tajam yang terlihat seperti bilah pedang. Itu sebabnya penduduk setempat menyebutnya Cueva de las Espadas atau Gua Pedang. Itu ada 120 meter di bawah tanah. Permukaan gua ditutupi dengan potongan-potongan kristal jernih yang berkilauan sempurna.

Gua kristal kedua yang terletak adalah Cueva de los Cristales, terletak 300 meter di bawah permukaan Tambang Naica. Gua batu kapur dan juga blok kristal berkilauan ditemukan pada tahun 2000 oleh sepasang saudara pengeboran di ratusan meter di Tambang Naica yang menemukan Gua kristal ini menyimpan potongan kristal terbesar di dunia.

Batu Mineral alam Terbesar

Selain kedua gua itu masih ada dua gua kristal sekali lagi ditemukan di sekitar Tambang Naica pada tahun 2000, Gua Ratu dan Gua Lilin. Sedangkan pada tahun 2009 ditemukan gua gua kembali bernama Ice Palace, 150 meter dari permukaan Naica Mine. Tidak seperti kristal di 2 gua pertama yang ditemukan, kristal di gua-gua ini tidak panjang dan runcing. Bahkan lebih seperti bunga atau potongan seperti prisma.

Sayangnya gua-gua kristal ini benar-benar rentan terhadap air dan juga udara. Kristal-kristal di Cueva de los Cristales dan juga Cueva de las Espadas akan terkikis oleh udara jika diperoleh dari gua. Oleh karena itu, manajer penambangan di samping Proyek Naica berusaha menjaga gua dengan menjaga air dan juga menangkap kristal di sana.